Apa itu Maag?

Maag  merupakan bahasa Belanda. Dalam bahasa Indonesia, maag berarti lambung. Nama maag lebih popular dibanding dengan bahasa asing lainya yaitu gaster. Namun dalam medis, gaster sangat popular dibanding maag maupun lambung.

Lambung terletak di sebelah kiri pada bagian perut. Lambung memiliki 2 lubang di sebelah atas berhubungan langsung dengan esophagus dan lubang bawah berhubungan langsung dengan usus halus.

Lambung merupakan organ elastic yaitu bisa mengecil dan bisa pula membesar. Lambung dapat membesar sesuai jumlah makanan yang dimasukkan. Mereka yang makan dua porsi dalam sekali makan memiliki lambung berukuran besar.

Gejala-gejala Penyakit Maag

Penyakit maag memiliki karakteristik mirip dengan penyakit pada umumnya. Maag memberikan informasi kepada penderitanya. Mereka menderita maag merasakan hal sebagai berikut:

1. Sakit pada ulu hati

Ulu hati terletak dia antara dada dan perut yang membentuk cekung. Tempat ini merupakan pertemuan esophagus dan lambung. Tempat ini sering nyeri pada saat lapar maupun saat dimasuki makanan.

2. Mual

Rasa mual sering kali menghampiri para penderita maag. Bahkan bisa terjadi muntah. Pada keadaan berat, muntah dapat berupa cairan berwarna kuning yang rasanya sangat pahit.

3. Insomnia/sulit tidur pada pasien yang stress

Penderita maag yang disebabkan karena kejiwaan sulit tidur hingga beberapa hari, minggu, bahkan berbulan-bulan

4. Mudah masuk angin

Penderita maag biasanya sangat mudah terkena masuk angin karena dinding lambung yang tipis. Untuk menghindari masuk angin, penderita maag sebaiknya tidak berada di ruangan yang ber-AC atau lingkungan yang bersuhu dingin

5. Kepala pusing

Seseorang yang menderita maag sering mengalami rasa pusing jika terlambat makan. Kemungkinan besar, di dalam perut terjadi luka sehihngga darah dialirkan ke tempat yang sakit tersebut. Akibatnya pasokan darah ke otak yang membawa nutrisi dan oksigen berkurang. Kurangya nutrisi dan oksigen ke dalam otak menyebabkan kantuk maupun pusing.

Anggapan yang salah tentang penyakit maag!

Sebagian besar masyarakat menganggap sakit maag dan tukak lambung disebabkan oleh beban pikiran (stress), sakit kepala, merokok, makanan pedas atau asam dan makan tidak teratur. Hal tersebut kurang tepat, bahwasanya semua itu adalah faktor­-faktor resiko yang memperparah sakit maag dan tukak lambung.

Akibat dari persepsi yang salah ini maka obat yang paling sering dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama dan berulang untuk mengatasi sakit maag adalah antasida dan obat anti sekresi asam lambung seperti H2 bloker dan Proton Pump Inhibitor tanpa ada hasil penyembuhan total yang menjanjikan (kambuh-kambuhan)

Maag merupakan gangguan lambung di mana telah terjadi luka pada dinding lambung, mulai dari intensitas ringan (biasanya belum muncul gejala/asimtomatis), sedang, dan parah/kronis hingga terdapat bakteri H. pylori. Kalau sudah demikian terkadang timbul meriang/panas dingin tubuh, ini adalah perlawanan antara bakteri dengan daya tahan tubuh berlangsung.

Jadi apa sebenarnya penyebab penyakit maag?

Dalam hal ini, yang berperan penting dalam lambung kita adalah mukosa lambung. Mukosa lambung merupakan lapisan pelindung lambung yang berfungsi untuk menahan asam lambung mengiritasi lambung, sehingga jika lapisan ini rusak, lambung kita akan mudah teriritasi oleh asam lambung yang berlebih.

Pada maag kronis dan tukak lambung penyebab bakteri jahat : clostridium, perfringens, escherichia coli, salmonella shingella, stophylococus dan infeksi bakteri Helicobacter pylori. Penyebab utamanya adalah akibat adanya infeksi bakteri H. Pylori. Bakteri ini melukai dinding lambung dan membuat borok yang sangat sakit bila terkena asam lambung. Bahkan jika dibiarkan berkepanjangan, dapat terjadi kanker lambung yang mematikan.

Hasil penelitian penerima nobel kesehatan Dr. Barry Marshall dan J. Robin Waren membuktikan bahwa bakteri H. Pylori merupakan penyebab 90% kasus maag yang kronis dan tukak lambung. Penelitian ini juga menunjukkan infeksi H. pylori dalam jangka waktu yang lama merupakan pemicu utama terjadinya kanker lambung.

Penyakit Lambung yang Disebabkan Bakteri H.Pylori

Selain maag, penyakit lambung lainya yang disebabkan oleh bakteri h. pylori yaitu :

1. Tukak Lambung

Tukak lambung adalah salah satu kelainan sistem pencernaan yakni kerusakan pada selaput lender. Tukak lambung dapat disebabkan oleh:

  • Faktor-faktor : Kuman, Bakteri H Pylori, Toksin
  • Psikosomatis/kejiawaan : Kecemasan, ketakutan, stress, kelelahan tidak percaya diri,merasa tidak berguna, kecewa,waspada, terkadang sulit tidur merupakan faktor psikosomatis yang akhirnya dapat merangsang pengeluaran asam lambung di lambung. Jika asam lambung berlebihan, selaput lendir lambung akan rusak.

2. Lambung bocor

Sakit lambung yang awalnya terjadi iritasi lambung/sariawan lambung/erotif lambung/luka lambung, ulkus, tukak lambung kronis 90% diakibatkan oleh bakteri h pylori kalau ini berlangsung lama tidak tertangani dengan cepat dan tepat bisa berkibat fatal terjadi bocor lambung. setelah diketahui harus cepat dengan tindakan operasi.

Baca juga :